Dominikus Agus Goenawan wrote on January 9, 2010 
Ibu yang baik memiliki tiga pasang mata, yang pertama untuk menembus tembok agar dapat melihat jawaban, yang kedua untuk melihat ke belakang tanpa menoleh dan yang terakhir untuk menatap lembut anak yang mengaku salah.

Ungkapan “Surga ada di bawah telapak kaki ibu” memang tepat karena ibu lah yang telah membentuk anaknya, tentu saja ditunjang oleh peran ayah juga dalam keluarga. Salah satu hal yang pasti tidak dapat dilakukan ayah adalah melahirkan anak, nah disini jelas bahwa peran ibu sungguh luar biasa. Ia rela mengorbankan dirinya untuk menderita demi melahirkan anaknya ke dunia; selama sembilan bulan ia pun mendapat beban tambahan di dalam tubuhnya yang mempengaruhi metabolism dan emosinya (tapi bagi seorang ibu hal ini pasti bukan merupakan beban tetapi suatu anugerah, kan?).

Setelah melahirkan, ibu pun menyusui anaknya, yang jelas juga menunjukkan kasih yang luar biasa dari seorang ibu. Ia pun menyiapkan makanan dan mendidik anaknya, nah semua inilah yang membentuk kita seperti sekarang ini.

Ibu merupakan mahluk yang super, sehingga seolah-olah ia memiliki tiga pasang mata, Mata pertama digunakan untuk membuat terobosan agar ia dapat menyelesaikan berbagai masalah yang sedang dihadapinya. Mata kedua digunakan untuk melihat ke belakang, yaitu untuk mengintrospeksi diri dengan hati segala kekurangan dan kelebihannya pada masa lalu sebagai pegangan untuk hidup sekarang dan selanjutnya. Sedangkan mata ke tiga digunakan untuk memperhatikan anak-anaknya dengan tulus, ia mengasihi, mau mengampuni, dan juga member semangat kepada anak-anaknya.

Marilah kita bersyukur atas peran ibu kita masing-masing yang telah berkorban secara luar biasa bagi kita semua. Amin !
 


Comments




Leave a Reply