[SKDAG499]

Guru yang baik seperti lilin - ia menyerahkan dirinya untuk memberikan cahaya bagi murid-muridnya. Ia mengajar dari hati, bukan hanya dari buku.

Menjadi guru bukan pekerjaan yang mudah, karena menentukan masa depan anak didik kita. Segala sesuatu yang diucapkan dan dilakukan oleh guru, akan masuk ke dalam pikiran si anak, dan dia menganggapnya sebagai suatu kebenaran yang akan diterimanya bulat-bulat.

Guru yang baik harus memiliki prinsip sebagai lilin. Ia memberikan nyala dan  terang  bagi lingkungan di sekelilingnya padahal dirinya sendiri menjadi habis. Guru memberikan pengorbanan bagi pertumbuhan dan perkembangan muridNya.

Saat ini kelihatannya kehidupan guru belum seperti itu. Dari segi kesejahteraan relative juga masih kurang, walaupun kini pemerintah telah memberikan tunjangan bagi guru yang telah mendapat sertifikasi. Dari sisi lain pun banyak orang yang memilih profesi guru karena terpaksa; tidak ada pekerjaan lain yang didapat, maka terpaksalah ia menjadi guru. Guru seperti ini jelas tidak mengajar dengan sepenuh hati, prinsipnya hanya menyampaikan materi yang ada di buku kepada para muridnya. Dapat juga terjadi guru yang terpaksa ini malah tidak menguasai bidang ilmu yang harus diajarkannya; bila seperti ini bagaimana hasilnya?

Bila pekerjaan guru merupakan profesi yang dicintai dan disukai yang bersangkutan, pastilah ia akan menjadi guru yang luar biasa. Salah satu kebanggaan guru adalah saat melihat anak didiknya berhasil dan sukses.

Pada prinsipnya kita semua adalah guru yang mengajar dan mendidik anak dalam keluarga, orang lain yang kita bimbing agar berkembang, karena itu marilah kita menjadi guru yang seperti lilin dan mengajar dengan hati !
 


Comments




Leave a Reply