Dominikus Agus GoenawanJanuary 2
Untuk menjadi jenius dibutuhkan 10% inspirasi dan 90% keringat. So bakat saja tidak cukup, kita harus tekun untuk bekerja cerdas dan juga bekerja keras.


Tuhan memang memberikan bakat yang berbeda-beda kepada setiap manusia dan memang tugas kita untuk mengembangkan bakat itu serta menggunakannya sehingga bermanfaat bagi orang lain. Percuma saja seseorang memiliki bakat yang luar biasa bila ia tidak pernah mengasah, menggunakan, dan meningkatkan terus kemampuan bakatnya.

Jenius itu bukan turunan atau bawaan yang berasal dari nenek moyang kita. Untuk menjadi jenius lebih banyak dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas yang mencucurkan keringat, tidak dapat hanya dengan duduk-duduk santai.

Untuk menjadi jenius dan orang yang sukses, kita tidak memerlukan bakat yang luar biasa, cukup 10%, sedangkan sisanya dibutuhkan usaha dan kerja kita semua, baik yang menggunakan otot (kerja keras), maupun yang menggunakan otak (kerja cerdas). Jadi tidak ada alasan untuk mengatakan : “Saya orang bodoh, karena tidak memiliki bakat.”, karena dengan usaha, setiap orang dapat berhasil. Salah satu syaratnya adalah mau mengeluarkan keringat untuk bekerja keras dan bekerja cerdas. Mari kita lakukan sekarang juga !
 


Comments




Leave a Reply