Picture
Dominikus Agus Goenawan wrote
Mengenali orang lain: suatu intelligence, mengenal diri sendiri adalah kebijakan sejati.
Menguasai orang lain adalah kekuatan, menguasai diri sendiri adalah kekuatan sejati (Loa Tzu).

Banyak hal yang kita alami sebenarnya berasal dari diri kita sendiri, tetapi seringkali kita menyatakan penyebabnya berasal dari luar atau dari orang lain. Ini semua karena manusia secara pribadi tidak mengenali dirinya sendiri. Sebenarnya dengan dapat mengenali dan menguasai diri sendiri maka kita telah memiliki kelebihan yang luar biasa dibandingkan dengan orang lain.

Untuk mengenali orang lain memang dibutuhkan intelligence untuk mendapatkan berbagai informasi terselubung mengenai orang tersebut, tetapi untuk mengenali diri sendiri, termasuk kelemahan dan kekuatan, dibutuhkan kebijakan sejati. Artinya dalam hal ini dibutuhkan suatu kesadaran diri dan kerendahan hati untuk mengakui segala kekurangan sehingga kita dapat memperbaikinya, dan juga mengetahui kekuatan sehingga kita dapat menggunakannya secara optimal untuk pengembangan diri kita sendiri dan juga bagi orang lain.

Banyak orang berpendapat juga bahwa bila kita menguasai orang lain, maka kita memiliki kekuatan atau kekuasaan yang menyebabkan orang tersebut tergantung pada kita. Hal tersebut memang benar, tetapi kekuatan sejati terwujud bila kita dapat menguasai diri kita sendiri. Pada saat kita kecewa, sedih, ataupun mau marah, kita mampu meredam semua emosi yang akan muncul tersebut. Coba anda lihat, apa yang terjadi bila anggota DPR yang terhormat tidak dapat mengendalikan emosi? Dari mulutnya keluar kata-kata kotor yang sebenarnya tidak pantas untuk diucapkan.

Bila emosi ini meledak, maka yang rugi dan hancur adalah diri kita sendiri. Jadi penguasaan diri merupakan suatu hal yang sangat penting dan merupakan suatu kekuatan sejati, setuju ?

 


Comments




Leave a Reply