Tabah Helmi NonakaDecember 29, 2009 (Mohon dibaca dengan teliti karena ada poin2 penting dalam tulisan ini )
Semoga Roh Kudus membimbing anda selalu ~ THN


Sabda Yesus bulan Oktober 1937: Pada pukul 3 sore,
mohonlah kerahiman-Ku,
khususnya untuk orang-orang berdosa; dan meskipun hanya sebentar, benamkanlah dirimu di dalam Sengsara-Ku,
khususnya di dalam kesendirian-Ku pada waktu menghadapi sakratulmaut. Inilah jam kerahiman yang besar bagi seluruh dunia.
Pada jam ini,... Aku tidak akan menolak apa pun yg dimohon oleh jiwa2
yg mengajukan permintaan kpd-Ku demi Sengsara-Ku. (1320)

Sabda Yesus ini sebaiknya diingat selalu.
Yesus tidak berkata, "Pada pkl. 3 sore, daraskanlah Koronka!",
tetapi, "Mohonlah kerahiman-Ku, khususnya utk orang2 berdosa!"

Memohon kerahiman Yesus bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Misalnya, "Kemuliaan bagi-Mu, Yesus, Tuhan yang Maharahim, kini dan sepanjang masa!"
Seruan ini dapat diulang berkali-kali, dinyanyikan dengan cara sendiri.
Jangan takut menyanyikan doa ini menurut nada hati, nada yang
spontan keluar dari mulut pada saat itu.

Atau berdoalah sambil mengucapkan doa St. Faustina sendiri,
"Biarlah hormat dan pujian kepada Kerahiman Ilahi membubung
dari setiap makhluk sepanjang segala abad dan masa" (BH SFK 1005).

Atau doa lain St. Faustina, "O Allahku, begitu baiklah Engkau, begitu besarlah kerahiman-Mu!" (BH SFK 1661)

Lalu mintalah supaya Yesus menggerakkan hati orang2 berdosa.
Sebab manusia tidak mampu bertobat jika tidak diberi rahmat khusus.

Kita yang berdosa perlu berdoa untuk sesama yang juga berdosa.
Dengan demikian kita nyata2 saudara satu sama lain.

Jika seseorang dengan sombong menolak orang berdosa,
maka ia tidak akan menikmati kebahagiaan kekal di surga.

Ingatlah anak sulung yang tidak mau masuk rumah,
tempat kedatangan adiknya dirayakan dengan meriah oleh bapaknya.
Ia menolak adiknya, dan dengan sendirinya menolak bapaknya sendiri. Tragedi semacam ini jangan terjadi dalam hidup siapa pun juga.

Lalu Yesus bersaba, "Meskipun hanya sebentar, benamkanlah dirimu di dalam Sengsara-Ku!"

Yesus tidak minta doa panjang2. Cukup sebentar saja!
Namun Yesus minta supaya kita membenamkan diri di dalam Sengsara-Nya. Artinya, Sengsara Yesus harus menjadi pusat perhatian kita pada Jam Kerahiman. Bukan minta ini atau itu, melainkan ikut serta dalam penderitaan dan siksaan yang dialami Yesus.

Caranya? Terserah kepada masing2 orang.
Doa semacam ini tidak bisa diatur sebab setiap hari mungkin akan berubah. Hari ini, renungkanlah Yesus di Getsemani.
Besok renungkanlah derita Yesus pada saat Ia dicambuk.
Lusa renungkanlah sikap sinis Pilatus dan kebencian Mahkamah Agama yang menjatuhkan hukuman mati pada Yesus, lalu cobalah menghibur Hati-Nya.

Yesus sendiri akan membimbing orang yang merenungkan sengsara-Nya.

By SL




Leave a Reply.