KERAHIMAN ILAHI [1] - "Mengapa kerahiman Allah begitu istimewa? Bukankah Tuhan itu Kasih?" Istimewanya ialah: Kerahiman Allah berurusan langsung dan amat jelas dengan manusia saja (bukan dengan ciptaan lain, termasuk para malaikat), menyentuh nasibnya sehari-hari secara langsung. Hal yang sama agak sulit dikatakan tent...ang sifat2 ilahi lain, misalnya: Mahakuasa, Mahatahu, Mahakudus, Mahabijaksana, Mahakasih.
 
Stefan Leks
KERAHIMAN ILAHI [2] - Kerahiman ialah kasih yg bertindak. St. Faustina menyatakannya begini, "Kasih Allah adalah bunga; kerahiman adalah buahnya" (#949). Kerahiman ilahi ditunjukkan oleh Yesus secara paling nyata dlm Sengsara-Nya. Karena itulah doa kpd Yesus yg bersengsara adalah doa yg paling tepat sebab berlandaskan ...puncak kasih-Nya. Jam Kerahiman adalah saat kerahiman Allah perlu dimuliakan, sedangkan rahmat-Nya ditimba dng leluasa.
Yesus pernah bersabda kepada Faustina begini, "Pada jam (Kerahiman) ini Aku tidak akan menolak apa pun yg dimohon oleh jiwa2 yang mengajukan permintaan kepada-Ku demi sengsara-Ku" (1320).

Saat Koronka didaraskan, kita berdoa, "Demi sengsara Yesus yang pedih...." Justru inilah saat kerahiman ilahi memuncak. Maka Yesus bersabda, "Ingatlah akan sengsara-Ku dan kalau engkau tidak percaya akan kata2-Ku, sekurang-kurangnya percayalah akan luka2-Ku" (379).

Pada kesempatan lain, Yesus bersabda, "Lebih besar pahalanya satu jam merenungkan sengsara-Ku yang memilukan daripada satu tahun mendera diri sampai mengeluarkan darah; kontemplasi pada luka-luka-Ku yang pedih membawa manfaat yang besar bagimu, dan mendatangkan suka cita yang besar kepada-Ku" (369).... See More

"Putri-Ku, engkau paling menyenangkan Hati-Ku ketika engkau merenungkan sengsara-Ku yang pedih" (1512).

Dengan membaca semua sabda Yesus ini mudah disimpulkan bahwa kerahiman ilahi adalah sesuatu yang sangat nyata. Ia memuncak pada saat Yesus disengsarakan hingga mati di salib.

Namun, kerahiman ditunjukkan oleh Yesus sepanjang hidup-Nya, antara lain dalam kasih sayang-Nya kepada orang yang malang, tak berdaya, hina, bahkan terhadap mereka yang memboroskan anugerah-anugerah-Nya.
 
BEBERAPA DOA SINGKAT ST. FAUSTINA.

*Cinta yg lestari, api yg murni, berkobarlah di dalam hatiku tanpa padam, dan kuduskanlah seluruh pribadiku, seturut perkenan-Mu yg tak terbatas. (1523)
*O Hati Yesus yg Maharahim, Mempelaiku, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu. (660)
*O Luka Kerahiman, o Hati Yesus, sembunyikanlah aku... di dalam lubuk Hati-Mu laksana satu tetes darah-Mu sendiri, dan jangan biarkan aku terlepas dari situ se-lama2nya. (1631)

*Yesus, Hidup dan Kebenaran, Guruku, pandulah setiap langkah hidupku, agar aku dapat bertindak selaras dengan kehendak kudus-Mu. (688)

St. Faustina sering sekali menyapa Yesus sebagai Guru. Ia minta supaya setiap langkah hidupnya dipandu oleh Yesus sedemikian rupa, sehingga apa saja yang dia lakukan, sungguh selaras dengan kehendak Yesus.

Hemat saya, doa yang singkat ini (yang boleh dirumuskan lebih singkat lagi) dapat mengubah hidup orang, asal ia mengucapkannya tiap hari dan dengan tulus hati. Ia pasti akan menjadi seorang "Murid Kerahiman Ilahi" yang baik.

by SL
 
Stefan Leks Beberapa doa singkat st. Faustina:

* Aku cinta pd-Mu, ya Allahku! (1323)

* Aku mengasihi Engkau, ya Allah, demi diri-Mu sendiri. (1794)

* Yesus, nyalakanlah hatiku dng cinta! (162)

* O Kasih yg hidup, mampukanlah aku mencintai-Mu se-lam2nya!
Aku rindu membalas cinta-Mu utk se-lama2nya. (1631)

* Kurunglah aku di dlm lub...uk hati-Mu, dan ajarlah aku mencintai Engkau! (1631)

* O Kasih yg kekal, bentuklah sendiri jiwaku, spy mampu membalas kasih-Mu! (1631).

* O Kristus, bagiku satu tatapan mata dari-Mu lebih membahagiakan daripada seribu dunia, daripada seluruh surga sendiri. (1631)

* Semoga kerahiman yang mengalir dari hati-Mu sendiri melindungi kami dari murka-Mu yang memang adil. (1007)... See More

* Oh, betapa berkobar-kobar kerinduanku untuk mencintai Engkau dengan setiap detak jantungku! (288)

* Hanya Engkaulah yang cukup bagiku, ya Allah yang kekal. Hanya Engkau yang dapat memenuhi lubuk jiwaku. (288)
 
Stefan Leks [11] JAM KERAHIMAN. Mengapa orang2 berdosa seharusnya didoakan secara khusus pada Jam Kerahiman?
Sebab kebanyakan pendosa serius dibenci orang, hampir tak pernah didoakan, bahkan dikutuk-kutuki. Jarang ada yang memikirkan atau bicara tentang mereka secara positif.
Dilihat dari sudut pandang Tuhan, mereka se-olah2 dibiarkan binasa, mati dlm dosa dan masuk neraka. Padahal Tuhan tidak menghendaki seorang pun mati tanpa pengampunan.

Stefan Leks
Yesus menentukan saat-saat terakhir hidup-Nya di bumi sebagai Jam Kerahiman. Mengapa? Sebab Ia tahu bahwa orang yang biasa merenungkan sengsara-Nya, lama-kelamaan akan semakin mengenal Hati-Nya yang penuh belas kasihan, lalu akan merasa dipacu untuk menjadi serupa dengan-Nya.

Hanya orang yang suka menatap Yesus di salib sambil merenungkan sengsara-Nya, mau peduli akan orang-orang berdosa, termasuk para musuh Yesus dan orang yang paling terancam keselamatannya.
 
Tabah Helmi NonakaJanuary 17
Para devosan Kerahiman Ilahi, ini ada pertanyaan dari Bung Johan mengenai doa novena Kerahiman Ilahi, mari kita simak bersama...

Johan Baroz:
Doa novena Kerahiman Ilahi ' itu spt apa ?
Saya mau berdoa novena tsb.
Maaf klu mengulang tulisan yg lalu , karena sdh dicari2 ga ketemu.
( atau ga tau carinya ya..? )
Trimakasih , sebelum & sesudahnya.
Yesus Engkau Andalanku....

Stefan Leks
@Johan Baroz: Pertanyaan Johan sangat penting. Sebab banyak orang tidak tahu bahwa teks Novena yang sebagiannya didiktekan oleh Yesus kepada St. Faustina tidak sepenting Novena Koronka.
Dalam Buku Harian no 796 tertulis begini:

Yesus menyuruh aku mendaras Koronka selama sembilan hari sebelum Pesta Kerahiman Ilahi. Doa ini harus dimulai pada hari Jumat Agung. "Berkat novena ini, Aku akan memberikan segala rahmat yang mungkin diberikan kepada jiwa-jiwa".

Supaya lebih jelas, saya tegaskan: Novena - berupa 9 hari berdoa Koronka - dimulai pada hari Jumat Agung sampai dengan Sabtu menjelang Minggu Paskah II.... See More

Sebab masih ada satu jenis Novena lain, yang dapat dibaca dalam Buku Harian no. 1209-1229. Novena ini pun dimulai pada Jumat Agung. Teksnya indah sekali dan disukai banyak sekali orang.

Teks Novena yang indah itu berakar kuat dalam Tradisi dan Liturgi Gereja. Setiap hari didoakan kelompok orang yang berbeda, yaitu:
1. Hari pertama - segenap umat manusia;
2. Hari kedua - para imam dan biarawan / biarawati;
3. Hari ketiga - jiwa2 saleh dan setia;
4. Hari keempat - semua orang yang tidak mengenal Allah dan tidak mengenal Yesus pula;
5. Hari kelima - semua orang yang sesat dalam imannya;
6. Hari keenam - jiwa2 lemah lembut dan rendah hati;
7. Hari ketujuh - jiwa2 yang memuliakan kerahiman ilahi;
8. Hari kedelapan - jiwa2 di Purgatorium;
9. Hari kesembilan - jiwa2 acuh tak acuh yang paling melukai Hati Yesus.

Pada Jumat Agung, Gereja mendoakan 10 kelompok orang. Dalam Novena yang tercantum di Buku Harian, 5 kelompok dari 10 itu didoakan juga.

Yesus minta Sr. Faustina sendiri mengucapkan Novena yang teksnya diberikan kepadanya. Jadi, sesungguhnya, ini Novena bagi Sr. Faustina. Namun, tidak pernah dilarang jika Novena ini didoakan oleh siapa saja.
 
Stefan Leks :
[10] JAM KERAHIMAN. St, Faustina menerima banyak wahyu dari Tuhan. Tetapi, dua kali wahyu diterimanya pd hari Jumat Agung: thn 1935 dan 1936. Kedua wahyu itu diceritakan dlm Buku Harian no 414 dan 648. Pd waktu itu Yesus belum bicara kpd Faustina tentang Jam Kerahiman. Namun, Ia menampakkan diri sebagai Yang Tersalib dan s...angat menderita. Berdasarkan ini para ahli devosi ini menyimpulkan bhw Jam Kerahiman sebaiknya diadakan di hadapan Gambar Tuhan Yang Maharahim.

Kesimpulan itu diperkuat lagi oleh kenyataan bahwa kedua wahyu itu dialami oleh st. Faustina tepat pkl. 15.00.

Sejak masa awalnya Gereja menghormati saat wafat Yesus. Biasanya pada hari Jumat, dan secara sangat istimewa pada Jumat Agung. Jadi, tradisi untuk menghormati saat kematian Yesus sangat kuat dan kuno.

Namun, baru setelah st. Faustina menerima wahyu tentang Jam Kerahiman, kebiasaan yang lama itu "ditingkatkan statusnya" dan diadakan setiap hari oleh para devosan Kerahiman Ilahi. Alasannya, bukan hanya karena Yesus memintanya, melainkan juga karena pada saat itu tercurahlah lautan rahmat. Dan..., siapakah dari manusia tidak memerlukan rahmat Tuhan?.

Nama "Jam Kerahiman" ditetapkan oleh Yesus sendiri, kata-Nya, "Inilah Jam Kerahiman yang besar bagi seluruh dunia" (BH 1320).
 
Stefan Leks : @Yoan Ketting Olivier:

Pertanyaan 2: "Mengapa begitu banyak doa Kerahiman sehingga membuat orang jadi bingung?"

Yang bingung barangkali orang yang selalu terikat pada satu doa saja yang sudah dihafalnya. Setelah tiba2 melihat doa lain, ia bingung bahkan gelisah. Tetapi, orang yang biasa bercakap-cakap dengan Tuhan seperti anak dengan Bapa, tidak pernah bingung dengan adanya macam2 doa. Ia berdoa saja. Ia mudah menggunakan doa apa saja. Tetapi, yang paling disukainya barangkali doa sederhana, seadanya, yang langsung keluar dari hatinya.

Semua doa dituliskan oleh manusia, bukan oleh Tuhan.
Manusia sangat berbeda satu sama lain.
Hasilnya?
Di bumi ini ada sangat banyak buku doa dari penulis yang namanya mungkin tidak pernah akan diketahui sampai kepada penulis yang terkenal di mana-mana. Kita boleh bersyukur kepada mereka. Sebab doa yang sudah dirumuskan, dapat dijadikan bahan "studi" kecil tentang bagaimana berdoa pada berbagai keadaan.

 
Tabah Helmi NonakaJanuary 7
Stefan Leks: @Yoan Ketting Olivier: Hari ini jawaban atas pertanyaan pertama Anda.

Yoan Ketting Olivier :
Mengapa kita tidak mendoakan kedua doa
(Doa Jam Kerahiman Pukul 15:00 (Ya Yesus, Engkau telah wafat...) dan Doa Utama Kepada Kerahiman Ilahi (Darah dan air...)

tersebut diatas atau salah satu tepat pd pukul 15:00 daripada doa "apa saja" ?Karena disitu jelas disebutkan Doa Jam Kerahiman Pukul 15:00 (saya biasa menderaskan doa Darah & Air tepat pukul 3 jika tidak ada wkt utk ke kapel atau melakukan jalan salib)

Stefan Leks:
Kalau di suatu gambar/ folder/buku tertulis, bahwa doa tertentu, misalnya: "Darah dan Air" atau "Ya Yesus Engkau telah wafat" WAJIB diucapkan pada pkl 15:00, apalagi bahwa itu perintah Yesus, maka dengan tenang boleh dikatakan bahwa ini salah. Kedua doa itu atau salah satunya tetap BOLEH diucapkan, bahkan setiap hari, tetapi tidak pernah wajib.

Yoan sendiri menunjukkan sebuah situs Book Publisher. Di situ dikatakan begini sehubungan dengan The Hour of Great Mercy (Jam Kerahiman): Appropriate prayers for the Hour of Mercy, frequently recited by St. Faustina, would be: "You expired, Jesus", "O Blood and Water". Appropriate berarti: "yang cocok/sesuai", bukan "yang harus".

Di Pusat Kerahiman Ilahi di Polandia, Jam Kerahiman dibuka dengan lagu "Darah dan Air" yang dinyanyikan ala Taize berkali-kali sebagai persiapan akan doa yang menyusul. Sesudahnya menyusul renungan tentang Kerahiman Ilahi di hadapan salib Yesus selama k.l. 10 menit. Baru sebagai penutup diucapkan Koronka.

Supaya penjelasan ini lengkap, perlu ditambah sejarah doa "Darah dan Air". Ini doa yang diminta oleh Yesus bukan untuk diucapkan pada Jam Kerahiman, melainkan kapan saja dan oleh St. Faustina sendiri.
Kata-Nya kepada Faustina,

"Aku ingin agar dengan lebih mendalam ENGKAU mengenal cinta yg berkobar-kobar dalam Hati-Ku bagi jiwa2, dan ENGKAU akan memahami hal ini apabila ENGKAU merenungkan Sengsara-Ku. Serukanlah kerahiman-Ku bagi orang2 berdosa; Aku merindukan keselamatan mereka. Apabila, dng hati yg remuk rdam dan dng iman yg kuat, ENGKAU mendaras doa ini atas nama seorang berdosa, Aku akan memberikan rahmat pertobatan kepadanya. Inilah doanya: O Darah dan Air yang memancar dari Hati Yesus sebagai sumber kerahiman, aku mengandalkan Engkau." (Buku Harian Santa Faustina 186-187).

Doa ini sangat sesuai untuk Jam Kerahiman sebab salah satu tujuannya ialah mohon belas kasihan untuk orang berdosa. Doa ini disebut "Doa Utama" atau "Doa untuk pertobatan orang berdosa".
Menurut Pastor I. Rozycki, yang memeriksa seluruh tulisan St. Faustina atas perintah Vatikan, doa ini diharapkan oleh Yesus dari Sr. Faustina sendiri. Namun, doa ini boleh saja didaras oleh siapa saja dan kapan saja.

(part three~ coming soon)

 
Tabah Helmi NonakaJanuary 6 2010
Joana Ketting Oliver : Selamat Tahun Baru, saya ucapkan kepada pak Stefan Leks. Semoga ditahun 2010 ini akan membawa banyak kedamaian bagi seluruh umat di dunia dengan kita mulai menderaskan Doa Kerahiman ini

Sudah lebih dari 4 tahun saya berdoa Doa Kerahiman ini biarpun tidak rutin. Dikarenakan saya belum mengerti sepenuhnya cara berdoa Doa Kerahiman dengan benar.

Dengan adanya penjelasan dari Pak Stefan yg kebetulan saya juga membeli buku Devosi kepada Kerahiman Illahi ini, sekarang saya agak mengerti even masih sedikit bingung dengan jawaban Pak SL atas pertanyaan Berdoa apa? dan anda menjawab dengan "apa saja.

Selain buku dari pak Stefan saya juga punya kartu doa Devosi Kerahiman Illahi ini yang bisa saya taruh di dalam dompet. Didalam kartu kecil itu ada 2 Doa lainnya selain doa Koronka. Yaitu Doa Jam Kerahiman Pukul 15:00 (Ya Yesus, Engkau telah wafat...) dan Doa Utama Kepada Kerahiman Ilahi (Darah dan air...)

Pertanyaan saya adalah ............

1. Mengapa kita tidak mendoakan kedua doa tersebut diatas atau salah satu tepat pd pukul 15:00 daripada doa "apa saja" ?Karena disitu jelas disebutkan Doa Jam Kerahiman Pukul 15:00 (saya biasa menderaskan doa Darah & Air tepat pukul 3 jika tidak ada wkt utk ke kapel atau melakukan jalan salib)

2. Mengapa begitu banyak doa Kerahiman sehingga membuat orang jadi bingung? Maksud saya kedua doa tersebut diatas itu.

3. Pertanyaan terakhir saya, ada 2 pages mengenai Devosi Kerahiman di Facebook? One page about Devosi Kerahiman Ilahi dan the other is this page? Apakah tidak bisa dijadikan satu sehingga segala informasi yg kita dapat mengenai Doa Kerahiman tidak ter-pencar2?

Stefan Leks: Terima kasih Joan atas 3 pertanyaan. Akan dijawab satu per satu pada saatnya. Sebagai langkah pertama, dijawab pertanyaan ketiga: Mengapa ada 2 pages mengenai Devosi kepada Kerahiman Ilahi di Facebook? Apakah tidak bisa dijadikan satu?

Page ini yang sedang Joan ikuti dimulai 5 November 2009 (jadi belum lama!) dengan tujuan khusus, yaitu sebagai "page pembinaan". Segala sesuatu yang menyangkut devosi dan spiritualitas Kerahiman Ilahi hendak dijelaskan di sini, jika Tuhan akan merestuinya. Page atau situs ini ada di tangan Tuhan sendiri. Adminsitrasi hanya ingin menolong para pembacanya.

Semua penjelasan ingin diberi berdasarkan sumber aslinya, yaitu berdasarkan buku2 dalam bahasa Polandia (Buku Harian St. Faustina termasuk di situ) serta praktek devosi ini di Pusat Kerahiman Ilahi di Krakow-Lagiewniki, Polandia. Sebab devosi ini memang berasal dan lahir di Polandia.

Kami tidak mau menggunakan berbagai leaflet atau flyer / folder atau gambar yang rajin dicetak dan diedarkan oleh berbagai pihak (biasanya anonim) baik di Indonesia maupun di luar negeri. Semua gambar / folder itu hampir tak pernah dilengkapi dengan Imprimatur dan Nihil Obstat dari hirarki. Di folder2 itulah tercetak bahwa pada Jam Kerahiman harus berdoa ini dan itu, padahal Yesus tidak pernah mengharuskannya. Apakah Tuhan pernah memaksa seseorang berdoa dengan cara tertentu saja? Doa "Bapa kami" pun berbeda dalam Injil Lukas dan Matius!

Page / situs ini belum lama ini bergabung dengan salah satu situs yang tadinya bernama "Koronka". Penciptanya dengan rela bergabung dengan kami. Page lain mungkin akan menyusul suatu hari kalau ini memang dikehendaki Tuhan. Namun, kami pasti tidak akan mendesak pihak mana pun untuk bergabung dengan kami. Setiap situs, walaupun namanya hampir sama, pasti berkarakter dan bertujuan lain. Lihatlah saja perbedaan antara situs "Bunda Maria Penolong Abadi" dan "Bunda Penolong Abadi". Di luar negeri pun ada banyak situs yang - dilihat sepintas - hampir sama , namun tetap dibiarkan "exist".

Sekian dulu penjelasan atas pertanyaan ketiga. Terima kasih.

(jawaban atas pertanyaan pertama & kedua, menyusul....)